Umum

Beredar Isu Pemotongan TPP Pegawai RSUD Lahat, Ketum GCL Mahendra: Tidak Boleh Terjadi Lagi

Infolahat, Lahat – Ketua Umum Gerakan Cintai Lahat, Mahendra Reza Wijaya, menyatakan mendapat laporan adanya pemotongan TPP pegawai RSUD Kabupaten Lahat. Ia menyebut hal itu sebagai bentuk pungli yang tidak boleh terjadi.

“Saya mendapat laporan, ada pemotongan TPP pegawai RSUD Kab. Lahat tiap bulannya dengan besaran yang beda-beda, ada yang Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu,” kata Mahendra dalam keterangannya, Jumat (5/7/2024).

“Memang kecil namun kalau dikalikan dengan jumlah pegawai RSUD banyak juga hasilnya,” imbuhnya.

Mahendra menilai, sekecil apapun pemotongan TPP pegawai RSUD Lahat merupakan bentuk kedzaliman apalagi tidak jelas peruntukannya.

“Namanya pungli atau memotong hak orang itu pasti salah atau tidak dibenarkan,” terangnya.

Mahendra meminta pemotongan TPP pegawai RSUD Lahat untuk tidak terjadi lagi ke depannya.

“Kalau informasi yang saya terima benar maka saya minta tidak ada lagi pemotongan TPP pegawai RSUD Lahat dengan alasan apapun,” tandasnya. 

Related Articles

Back to top button